01-02-2012

“sebelum tahun ke22″

mereka bahagia & meneteskan air mata
mereka mungkin tak berkeluh kesah
tak juga susah nelangsa
tak tertampak pula raut gelisah

“seiring perputaran dunia ke-22”

entah apa yang dirasa mereka
apa bahagia dalam kurung menderita
atau bangga tanda petik kecewa
sedikit bahagia & bangga
lebih banyak rasa derita & kecewa

ampunkanlah hamba wahai sang pencipta
maafkanlah atas nama putra ke-2
terima diri & do’a hamba
hanya untuk kedua orang tua

semoga mereka selalu bahagia
ada & tidak ada
bersama & tidak bersama
hamba bukan siapa-siapa yg bisa
yang bisa di harapkan mereka
untuk ada & untuk bersama

mereka tidak meminta
hamba juga tidak memaksa
engkau yang menjodohkan kita
engkau yang taqdirkan kita
sebagai talian darah di kehidupan nyata

untuk mereka
tak ada banyak kata
hanya bisik lirih dalam do’a
engkau sang pencipta mengetahui segalannya
kabulkanlah,tetaplah & jadikanlah nyata


“dalam sanubari selalu ada cinta & cita”
(untuk mereka)

riefana 22
01 februari 2012

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: